BEM Fakultas Farmasi mengadakan Webinar “Kehalalan dan Ketahanan Pangan”

BEM Fakultas Farmasi mengadakan Webinar “Kehalalan dan Ketahanan Pangan”

(Humas Unjani) –  BEM KM Fakultas Farmasi Univesitas Jenderal Achmad Yani telah melaksanakan WEBINAR dengan tema kehalanan dan ketahan pangan pada 19 September 2020 yang dilakukan secara daring. Webinar ini diisi oleh pembicara apt. Ririn Puspadewi, M.Si selaku Ketua Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Jenderal Achmad Yani dan Dr. Mazlina Mohd Said Dosen Universiti Kebangsaan Malaysia serta Bapak apt. Dr. Fikri Alatas, M.Si. selaku moderator.

Dalam webinar tersebut, Dr. Mazlina Mohd Said mengatakan bahwa ekosistem halal di Tingkat Internasional meningkat dikarenakan pertumbuhan masyarakat muslim yang meningkat sehingga kebutuhan terhadap produk halal baik produk juga meningkat yang sejalan dengan diperlukannya sertifikasi halal produk”.

Beliau juga menuturkan suatu produk dapat dikatakan halal tidak hanya dari faktor produk tersebut diperbolehkan secara agama namun juga dalam kondisi yang baik dan bersih sehingga tidak membahayakan bagi konsumen.

Webinar ini  dihadiri oleh 876  peserta yang terdiri dari mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia baik PTN ataupun PTS (Universitas Jenderal Achmad Yani, STHB, Unpas, UBK, UMM, Universitas Pakuan Bogor, Universitas Jember, UMS, Institut Kesehatan Helventia, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Ma Chung, Universitas Al Gifari, ISTN, STIFAR Makasar, Universitas Muhamadiah Gresik, STF Muhamadiyah Cirebon, UAD Yogyakarta, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Stikes Nani Hasanudin Makasar, Universitas Jambi, Stikes Buleleng Bali, Stikes Bakti Pertiwi Raya Palopo), Dinas Kehutanan Lamongan, RSUD Sidoarjo, Puskesmas Ranteangin Kolaka Utara, Puskesma Benjina, UPT. Bina San Prima.

Webinar ini dimulai dengan sambutan oleh Dr. Agus Subagyo, S.I.P., M.Si selaku Wakil Rektor I Universitas Jenderal Achmad Yani, serta dilanjutkan oleh Dekan Fakultas Farmasi Prof. Dr. apt. Afifah B. Sutjiatmo, MS. Webinar ini merupakan bentuk implementasi dari perjanjian kerjasama yang telah dilakukan sebelumnya antara Fakultas Farmasi dan Universiti Kebangsaan Malaysia. (Akhirul/Akhirul)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *