Unit Kegiatan Mahasiswa Bharawana Universitas Jenderal Achmad Yani Tergabung dalam Tim Tanggap Bencana Cianjur dan Garut serta Tim Rescue Citarum

Unit Kegiatan Mahasiswa Bharawana Universitas Jenderal Achmad Yani Tergabung dalam Tim Tanggap Bencana Cianjur dan Garut serta Tim Rescue Citarum

(Humas Unjani) – Unit Kegiatan Mahasiswa Bharawana Universitas Jenderal Achmad Yani menjadi tim tanggap bencana Banjir Agrabinta, Cianjur yang dilakukan pada tanggal 3-4 Oktober 2020. Dikarenakan intesitas hujan tinggi pertanggal 2 Oktober pukul 15.00 sampai 3 Oktober, mengakibatkan meluapnya sungai di Kecamatan Agrabintana sehingga menyebabkan banjir dengan tinggi kurang lebih 1,5 meter, selain itu di Kecamatan Leles terjadi longsor. Longsor di Kecamatan Leles mengakibatkan beberapa rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan.

Personil Lapangan yang ikut dalam tim Tanggap Bencana Agrabinta:
1. Asep “Buri” Rahmat (Ilmu Pemerintahan)
2. Dana “Ganu” Saki (Psikologi)
3. Halim “Cikal” Heriyanto (Manajemen)

Tim Bharawana juga tergabung pada Tim Tanggap Bencana Banjir Bandang Garut yang terjadi di Mekarsari, Pamengpeuk – 12 s/d 14 Oktober 2020. Dikarenakan intesitas hujan tinggi, mengakibatkan banjir bandang di daerah pamengpeuk, Garut. Terdapat kerusakan di Desa Mekarsari yaitu putusnya jembatan penyeberangan sehingga mempengaruhi akses dari desa tersebut untuk ke Pameungpek, warga di desa tersebut yakni sedang melakukan gotong royong memperbaiki jembatan yang rusak.

Personil Lapangan yang diterjunkan sebagai Tim adalah:
1. Akbar Abde Wiansyah (Teknik Sipil)
2. Frans Sevela EP (Ilmu Pemerintahan)

Selanjutnya UKM Bharawana menjadi Tim Rescue Korban Tenggelam di Sungai Citarum, di Bojong Soang, Kab.Bandung – 4 November 2020. Dimana telah terjadi kehilangan seorang anak laki-laki, bernama : YUDI PRATAMA, usia : 8 Tahun, alamat : Bantar baru Rt.05 Rw.03 Desa Buah Batu Kecamatan Bojong Soang

Diketahui anak tersebut hilang tidak pulang ke rumah ,dicari di pinggiran sungai sekitar jam 17.15 wib cuma di temukan pakaian anak tersebut di pinggiran sungai. Sampai saat ini anak tersebut sudah di cari ke rumah sanak saoudara tidak juga ada kabarnya sampai saat ini. (laporan: Ade Rohman TAGANA).Hasil pencarian : Survivor telah ditemukan pada pkl 10.40 berlokasi di pinggir sungai Citarum, tepatnya di daerah Citapen Kec.Cihampelas, KBB. (sejauh 21,6 km dari lokasi kejadian) dalam keadaan Meninggal Dunia. Korban dievakuasi menuju ke RS Sartika Asih.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *