Plt. Walikota Cimahi Bersama Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani Resmikan Gerai UMKM

Plt. Walikota Cimahi Bersama Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani Resmikan Gerai UMKM

(Humas Unjani) – Bertempat di Kantor Kelurahan Cibeureum Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi, Pelaksana tugas (Plt) Walikota Cimahi Letkol (Purn) Ngatiayana bersama Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., L.L.M., Ph.D., meresmikan gerai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sebagai tempat atau  “etalase” produk hasil karya warga  masyarakat Kelurahan Cibeureum. Berbagai macam produk yang dipajang di gerai tersebut antara lain berbagai jenis jajanan kue kering, jenis kerupuk, berbagai jenis busana pria/wanita dengan berbagai jenis disain motif, dan banyak lagi produk kreatif lainnya hasil karya ibu-ibu warga masyarakat Kelurahan Cibeureum.

Inkubator bisnis skala mikro ini sebenarnya sudah dimulai sejak satu tahun lalu dibawah pembinaan para dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Achmad Yani bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Achmad Yani sebagai  pilot project penelitian, untuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui program pengabdian kepada masyarakat yang berbentuk program pengembangan hasil penelitian meliputi program kaji tindak atau action research, sehingga menghasilkan produk baru yang berupa pengetahuan terapan, teknologi, dan atau industri kreatif yang siap pakai. Demikian dijelaskan Dr. V. Santi Paramita, S.E., M.Si., sebagai salah seorang dosen FEB Universitas Jenderal Achmad Yani, saat dikonfirmasi. Lebih lanjut, Santi menjelaskan bahwa launching grai ini kami lakukan disaat situasi pandemik covid 19, dimana hampir semua masyarakat kita terkena dampak ekonomi, tujuannya sebagai bagian dari pemulihan ekonomi masyarakat, ucap Beliau. Selain itu, Kelurahan Cibeureum ini merupakan pemukiman padat penduduk (29 RW), tentunya tingkat perekonomiannya juga harus stabil dan seimbang. Untuk menjaga keberlangsungan tersebut  kami membina lebih dari 3500  ibu-ibu untuk menjadi pengusaha UMKM, kami edukasi mereka dengan pelatihan-pelatihan, antara lain untuk memasarkan produk melalui online (digital marketing), membuat disain kemasan, dll. Gerai yang ada di Kelurahan ini hanya contoh produk offline saja, untuk memasarkan sekaligus memperlihatkan kepada masyarakat yang datang ke kantor kelurahan untuk urusan-urusan tertentu, tutur Ibu Santi.

Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani yang berkesempatan hadir dan turut meresmikan gerai tersebut, dalam sambutannya mengatakan keberadaan Universitas Jenderal Achmad Yani di kota Cimahi harus dirasakan masyarakat manfaatnya, untuk itu saya mendorong para dosen agar dapat bergandengan tangan dengan pemerintah setempat, lalu bersama-sama melihat permasalahan yang ada dimasyarakat kemudian mencarikan jalan solusinya, seperti yang dilakukan para dosen FEB ini, ucap Rektor. Dalam kesempatan tersebut Rektor juga menyampaikan akan memberikan beasiswa bagi seorang warga masyarakat Kota Cimahi yang berlatar belakang kurang mampu, namun memiliki kecerdasan dan prestasi, untuk kuliah gratis sampai tuntas di Fakultas Kedokteran,  Program Studi Kedokteran Gigi. Kedepannya akan lebih dari itu, sebagai wujud peduli kami ke masyarakat Kota Cimahi, kata Rektor.

Sementara itu Plt Walikota Cimahi dalam sambutannya antara lain mengapresiasi langkah-langkah dan program para dosen Universitas Jenderal Achmad Yani, terima kasih kami telah dibantu didalam penguatan ekonomomi masyarakat oleh para akademisi Universitas Jenderal Achmad Yani, dengan adanya program-program pembinaan UMKM seperti ini Insya Allah kota Cimahi semakin kuat dalam menjaga ketahanan pangan, kata Beliau. Kami juga senang dan dan gembira atas pemberian beasiswa seperti yang disampaikan bapak Rektor, dengan demikian kami merasa turut memiliki dan bangga atas keberadaan Universitas Jenderal Achmad Yani di Kota Cimahi. Selanjutnya dalam kesempatan tersebut, Plt Walikota mengatakan akan memberdayakan dan mengajak kaum milenial untuk bertani. Saya akan meminta lahan-lahan kosong/lahan-lahan tidur yang ada di wilayah kota Cimahi dibawah kekuasan TNI untuk dapat diolah dan ditanami sayur mayur, dll., petaninya nanti dari kalangan anak2 milenial kita yang belum mendapat kesempatan bekerja, ungkap Ngatiyana. (Suhaeli/Suhaeli)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *