Univ. Jenderal Achmad Yani Menjadi Pilot Project Pengembangan Wi-Fi Kampus

Univ. Jenderal Achmad Yani Menjadi Pilot Project Pengembangan Wi-Fi Kampus

(Humas Unjani) – Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Sesditjendikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, M.P., mengunjungi kampus Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi Kamis (07/1) lalu. Kehadiran beliau di ruang sidang PBB Gedung Jenderal TNI Mulyono, FISIP program studi Hubungan Internasional, adalah untuk berdiskusi yang tergabung dalam Forum Grup Diskusi (FGD), atas undangan Wakil Rektor I/bidang akademik Dr. Agus Subagyo, S,IP., M.Si. Hadir mendampingi Wakil Rektor I adalah Ketua LPPM, Kepala Biro Akademik, Kepala Biro Kemahasiswaan, Kepala Biro Pusat Sistem Informasi, Wakil Dekan I dan II FISIP, Kabag Kemahasiswaan, para dosen dan staf terkait lainnya.

Ucapan terima kasih disampaikan Wakil Rektor I atas berkenannya Ibu Sesdit kembali hadir di  dikampus setelah pada  Tanggal (25/11) Bulan November lalu hadir memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) pembuatan laporan kinerja program studi (LKPS) yang diselenggarakan SPM Universitas Jenderal Achmad Yani. Wakil rektor I juga memberikan apresiasi atas program bantuan kuota bagi mahasiswa dan dosen yang sangat dirasakan manfaatnya khususnya dalam masa pandemi Covid 19 saat ini.

Suasana diskusi yang dibangun pun masih seputar pembelajaran di era covid 19, yakni bagaimana mengemas/membangun sistem pembelajaran yang efektif efisien, kualitas tetap terjaga. Dalam paparan diskusinya Ibu sesdit menyampaikan bahwa pemerintah dalam hal ini Kemendikbud menggelontorkan dana 1,5 T tiap bulannya untuk memberikan kuota kepada mahasiswa dosen dan lainnya sebagai bantuan    untuk proses pembelajaran di era Covid 19, tapi masih  ada sekitar 15 ribu orang yang tidak memanfaatkan program bantuan tersebut, ungkap ibu Sesdit. Terkait dengan hal tersebut, untuk lebih mengefisiensikan dana yang fantastik besar itu Kemendikbud melalui Dirjendikti mengajak Universitas Jenderal Achmad Yani, Telkom University dan ITB untuk berkolaborasi membuat sistem /teknologi baru (pilot project) yang dapat menjangkau komunikasi daring dapat terjamin komunikasinya dengan baik tetapi lebih efisien, dengan memanfaatkan teknologi frekwensi rendah, dan lain sebagainya. Mudah-mudahan secepatnya kita melaksanakan MoU tersebut di Jakarta, kata ibu Sesdit.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut Ibu Sesdit menjelaskan bahwa pilot project dimaksud adalah keinginan Bapak Dirjendikti agar kampus-kampus dapat menjadi hub-hub/Wi-Fi, bagi proses  tridharma perguruan tinggi. Karena Ibu Sesdit pernah berkunjung sebelumnya, sehingga dapat melihat adanya potensi Universitas Jenderal Achmad Yani untuk menjadikan pilot project hub- hub/Wi-fi tersebut. Sehingga nantinya proses tridharma perguruan tinggi itu disebarkannya lewat hub-hub yang ada d Universitas-Universitas tersebut, jelas Ibu Sesdit. Selain itu hub/Wi-Fi yang ada di Unjani tidak hanya dimanfaatkan oleh dosen dan Mahasiswa Unjani saja, tetapi juga dapat menjadi Hub/Wi-fi bagi SD,SMP, SMA, dan sederajat lainnya, ungkap Beliau. Ketika diminta tanggapan Beliau terkait pencanangan “hybrid university” oleh Rektor, Ibu sesdit mengatakan ini merupakan sebuah langkah maju yang visioner Bapak Rektor, sebelum perguruan tinggi lain mendeklarasikan, dan ini tidak saja didengar di Indonesia tetapi juga akan di dengan di dunia, ungkap bu Sesdit yang berharap agar program hybrid university ini bisa berhasil di Univ. Jenderal A. Yani. Beliau menerangkan bahwa  Hybrid university adalah proses mengawinkan dua tetua unggul, menjadi lebih unggul, harapannya program tatap muka yang unggul di Univ. Jenderal A. Yani dikawinkan dengan program PJJ yang unggul di Univ. Jenderal A. Yani menghasilkan “hybrid learning” yang lebih unggul dari yang sebelumnya. Ibu Sesdit sangat yakin dengan kepemimpinan Rektor Prof. Hikmahanto, dan ini akan berhasil di Univ. Jenderal A. Yani, dan akan menjadi hybridy learnig percontohan di Indonesia dan dunia, pungkasnya. (Suhaeli/Suhaeli)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *