YKEP Lebur STIKES Jenderal Achmad Yani Kedalam Universitas Jenderal Achmad Yani

YKEP Lebur STIKES Jenderal Achmad Yani Kedalam Universitas Jenderal Achmad Yani

(Humas Unjani) – Ketua Umum Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) Letjen TNI (Purn) Tatang Sulaiman memaparkan visi dan misi YKEP dihadapan tim verifikasi dan evaluasi Ditjendikti Kemdikbud dan LLDIKTI Wilayah IV terkait akan dileburnya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Achmad Yani (Stikes Jenderal A Yani) Cimahi kedalam Universitas Jenderal Achmad Yani Cimahi Kamis (22/04) lalu di aula Gedung Jenderal TNI Mulyono FISIP Universitas Jenderal Achmad Yani. Tatang yang didampingi jajaran  pengurus YKEP dalam paparannya antara lain menjelaskan bahwa rencana penyatuan/peleburan Stikes ini sebenarnya sudah lama bahkan sudah pernah di visitasi oleh tim ditjendikti pada waktu itu (2018). Sejak itu kami sungguh-sungguh mempersiapkan segala sesuatunya terkait persyaratan, lalu kami mengajukan kembali untuk diverifikasi dan evaluasi, jelas Tatang. Tatang juga dalam paparannya menyampaikan profile YKEP dan grand design Universitas Jenderal Achmad Yani dibawah naungan YKEP yang dikenal dengan the new Universitas Jenderal Achmad Yani.

Acara tersebut turut dihadiri Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D. beserta jajaran Wakil Rektor 1,2 dan 3, para Kepala Biro, ketua LPPM, SPM, SPI dan jajaran Dekan Fakultas. Sedangkan dari Stikes dihadiri Ketua STIKES Jenderal Achmad Yani, Gunawan Irianto, dr., M.Kes, beserta jajaran Wakil Ketua 1,2 dan 3, ketua LPPM, SPM, SPI dan para ketua program studi.

Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani dalam kesempatan tersebut juga memaparkan terkait kesiapan menerima Stikes Jenderal Achmad Yani yang akan menjadi bagian dari salah satu Fakultas baru, yakni Fakultas Ilmu Kesehatan dan ini akan menjadi Fakultas yang ke-10 Universitas Jenderal Achmad Yani, ucapnya. Rektor juga menambahkan bahwa penyatuan ini merupakan amanah dari Bapak Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa selaku ketua dewan pembina YKEP, agar lembaga pendidikan yang bernaung dibawah YKEP harus satu, supaya lebih fokus dalam mengenalkannya kepada masyarakat, sehingga menjadi besar. Selain itu, Rektor juga memaparkan tahapan proyeksi pengembangan Universitas Jenderal Achmad Yani setelah SK dari Kemdikbud diterima, mulai tahap konsolidasi hingga integrasi penuh. Antara lain kesiapan sarana/prasarana, perubahan nomenklatur, sistem administrasi, sistem informasi akademik, manajemen, kemahasiswaan, LPPM, penjamin mutu, dan lain sebagainya.

Sementara itu, tim Ditjendikti yang dipimpin Ibu Desmelita M.Si., terdiri dari narasumber dan pembahas melakukan evaluasi dan verifikasi terkait data syarat penyatuan atau melebunya sebuah perguruan tinggi kedalam perguruan tinggi lain (merger), yang ditinjau dari aspek hukum / legalitas lembaga, aspek keuangan, aspek umum / fasilitas, dan peninjauan lapangan (sarana/prasarana), secara pararel. Dari hasil evaluasi dan verifikasi yang dilakukan tersebut dinilai layak oleh tim, penyatuan Stikes Jenderal Achmad Yani kedalam Universitas Jenderal Acmad Yani. Selanjutnya setelah sedikit persyaratan yang kurang dilengkapi, maka dalam waktu lebih kurang 2 minggu Kemdikbud segera menerbitkan surat keputusannya, ungkap ibu Desmelita.

 

Penulis: M. Ismail Mangkusubroto

Editor: Suhaeli Nasution

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *