KADISKOMINFOARPUS Kota Cimahi Hadir Sebagai Pembicara Webinar Jurusan Sistem Informasi Universitas Jenderal Achmad Yani

KADISKOMINFOARPUS Kota Cimahi Hadir Sebagai Pembicara Webinar Jurusan Sistem Informasi Universitas Jenderal Achmad Yani

(Humas Unjani) – Jurusan Sistem Informasi Universitas Jenderal Achmad Yani kembali menyelenggarakan webinar. Kali ini hadir dengan tema ‘Millenials dalam Industri IT: Auto Sukses Jadi Ahli Keamanan Informasi 4 Tahun Lagi’. Acara dilselenggarakan melalui aplikasi Zoom Meeting mengingat saat ini masih terjadi pandemi Covid-19, dan dilaksanakan pada hari Sabtu (12/06/2021) siang.

Webinar ini diikuti oleh pelajar sekolah menengah kejuruan dan umum serta mahasiswa. Acara ini memang dikhususkan untuk pelajar, tetapi mahasiswa dan masyarakat umum pun boleh mengikuti kegiatan ini.

Sebelum memulai acara, Sistem Informasi Universitas Jenderal Achmad Yani mempromosikan terlebih dahulu jurusan yang masih baru ini. Informasi tentang jurusan disampaikan oleh moderator sekaligus dosen Sistem Informasi, Faiza Renaldi, S.T., M.Sc. “Program Studi Sistem Informasi itu adalah program studi yang baru berdiri di Universitas Jenderal Achmad Yani. Kalau teman-teman masih belum tahu, Universitas Jenderal Achmad Yani adalah universitas kepunyaan dari TNI Angkatan Darat. Dengan bangga kita sebutkan bahwa kami adalah SMART MILITARY UNIVERSITY,” tuturnya.

Setelah itu, kegiatan langsung masuk ke dalam acara inti yaitu webinar dan penyampaian materi oleh Azis Sumaryono, S.Kom., M.Kom. Beliau merupakan Kepala Seksi Data dan Statistik di Dinas Komunikasi, Informatika, Arsip, dan Perpustakaan Kota Cimahi.

Dalam menyampaikan materinya, beliau membicarakan tentang transformasi budaya. “Kalau kita cermati dengan transformasi budaya, ini memang ada pergeseran dari budaya-budaya yang sebelumnya menjadi budaya yang, Pak Faiza sampaikan tadi, 4.0. Nah ini menjadi tantangan bagi kita semua,” ujarnya. Beliau juga mencontohkan bahwa transformasi budaya seperti ojek umum sudah beralih menjadi ojek online. Selain itu, beliau menambahkan dampaknya yakni kita dapat berinteraksi dengan orang jauh, “secara tidak langsung kita melihat bahwa dampak teknologi siber, dengan kondisi sekarang, dengan kondisi kita bisa berinteraksi, bisa berkomunikasi dengan orang jauh atau menjauhkan yang dekat. Atau mungkin sebaliknya, malahan mendekatkan yang jauh,” pungkasnya.

Kegiatan webinar selanjutnya berjalan dengan baik serta membahas topik-topik yang menjadi ancaman seperti keamanan cyber, serangan cyber, dan peretasan. Lalu dibahas juga mengenai smart city Kota Cimahi dan cara menghadapi era transformasi digital. Terjadi interaksi antara peserta dengan pemateri serta membuat acara berjalan dengan menarik dan antusias.

Pada akhir acara, selaku moderator, Faiza Renaldi merekap hal-hal penting yang disampaikan dalam webinar. “Bahwa yang pertama, sesuai dengan temanya, Indonesia masih membutuhkan banyak ratusan bahkan ribuan tenaga ahli informasi yang siap pakai.” Beliau juga melanjutkan, “yang kedua, selain dibutuhkan kemampuan teknis, dibutuhkan juga kemampuan-kemampuan dari sisi mental, dari sisi psikologis. Bahwa ethical hacker, white hacker, terus kemudian juga kita punya para hacker tersebut punya integrity yang tinggi, yang nantinya akan menjadi bagian dari melindungi organisasi.”

Penulis: M. Ismail Mangkusubroto

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *