Teknik Elektro FT Universitas Jenderal A. Yani Mengadakan Webinar Isu Klasik Dibahas Asik

Teknik Elektro FT Universitas Jenderal A. Yani Mengadakan Webinar Isu Klasik Dibahas Asik

 (Humas Unjani) – Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) Universitas Jenderal A. Yani mengadakan webinar Isu Klasik Dibahas Asik – PLC vs Mikrokontroler dalam masa pandemi Covid-19 dan PPKM secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting. Webinar dilaksanakan pada hari Jumat (30/07/2021) siang dengan menghadirkan dua pemateri yaitu Faqihza Mukhlish, Ph.D dan Yayan Prima Nugraha, M.T.

Sebelum memasuki bagian inti, kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan presentasi dari pemateri pertama, Faqihza Mukhlis, Ph.D. Beliau merupakan dosen Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) dan juga pemilik kanal Youtube Kelas Terbuka. Pada paparannya, pemateri pertama membahas topik Langkah Awal Menjadi Seorang PLC Engineer. Terdapat poin-poin penting yang disampaikan diantaranya, Programmable Logic Controller (PLC) merupakan sebuah perangkat elektronik digital dengan memori yang dapat diprogram untuk menyimpan instruksi-instruksi yang menjalankan fungsi-fungsi spesifik seperti logika, sekuen, timing, counting, dan aritmatika untuk mengontrol mesin dan proses.

Terdapat juga keuntungan PLC dalam otomasi seperti waktu implementasi lebih cepat, mudah dalam modifikasi, kalkulasi biaya proyek lebih akurat, memerlukan waktu training lebih pendek, dan yang lainnya. Skill penting yang harus dimiliki agar bisa menguasai PLC adalah logic diagram, operasi aljabar Boolean, state diagram, wiring, pengukuran dan actuator (pengetahuan instrumen).

Selanjutnya merupakan paparan presentasi dari pemateri kedua, Yayan Prima Nugraha, M.T., CEO PT. Irostech dan juga seorang peneliti. Pada kesempatan ini, pemateri kedua membahas Serba-Serbi Mikrokontroler – Membangun Sistem Skala Kecil-Besar Dengan Sistem Mikrokontroler.  Dalam paparannya, market segment atau pengguna teknologi mikrokontroler yang bergerak dibidang pendidikan dan hobi, professional, dan militer. Terdapat perbedaan antara mikrokontroler dan juga microprocessor yakni, mikrokontroler adalah IC dengan prosesor, RAM, ROM, dan I/O sedangkan microprocessor adalah IC hanya dengan prosesor. Tanpa RAM, ROM, dan I/O.

Apabila kita mendapat tawaran sebuah proyek atau project, pertama kita harus mengidentifikasi masalah. Dilakukan dengan cara cermati masalah, hitung biaya, dan pengkajian teknologi. Solusi yang bisa dilakukan yaitu, menentukan tim pengembang, algoritma yang digunakan, teknologi hardware & software sesuai budget, estimasi cost development, keuntungan, dan estimasi biaya maintenance. Setelah itu, kita baru memikirkan produknya dengan cara, menentukan timeline dan ketersediaan bahan dasar di market. Selain itu, market dalam hal ini bisa berupa bisnis start up atau berwirausaha. Kita harus menentukan segment, menentukan ekspansi market, dan membuat daftar kompetitor.

Dalam melakukan maintenance project, diperlukan software, hardware, dan sumber daya manusianya. Setelah project dikerjakan, kita tetap harus berhubungan dengan pihak pemberi project tersebut (project relationship management), selain itu juga dapat ekspansi pengguna dan inovasi produk.

Sebagai penutup acara, diserahkan sertifikat secara virtual kepada para pemateri webinar. Selain itu, acara berjalan dengan baik dan menarik. Banyak pertanyaan yang dijawab dengan baik oleh pemateri dari peserta yang mengikuti webinar. Webinar juga berjalan sesuai dengan rancangan yang telah disiapkan.

 

Penulis: M. Ismail Mangkusubroto

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *