FSI Universitas Jenderal A. Yani Mengadakan Webinar Series 1

FSI Universitas Jenderal A. Yani Mengadakan Webinar Series 1

(Humas Unjani) – Fakultas Sains dan Informatika (FSI) Universitas Jenderal A. Yani mengadakan webinar series pertama, Sukses Bekerja Melalui Semangat Kuliah di Fakultas Sains dan Informatika Unjani di Masa Pandemi. Kegiatan webinar dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19 dan perpanjangan PPKM melalui aplikasi Zoom Meeting pada hari Sabtu (07/08/2021) pagi. Webinar ini dimoderatorkan oleh dua dosen FSI Universitas Jenderal A. Yani, Dr. Arie Hardian, S.Si., M.Si. dan Faiza Renaldi, S.T., M.Sc., serta dipandu oleh Irma Santikarama, S.Kom., M.T. Selain itu, Prof. Dr. H. Wawan Setiawan, M.Kom. dan Dr. Arief Budiarto, DESS., juga hadir dalam webinar ini sebagai narasumber.

Webinar ini merupakan webinar series pertama FSI Universitas Jenderal A. Yani yang bekerjasama dengan empat Program Studi (Prodi) di FSI Universitas Jenderal A. Yani. Peserta webinar ini berjumlah 255 peserta yang berasal dari Pelajar SMA/SMK, Mahasiswa, Guru/Dosen, Karyawan dan masyarakat umum. Peserta webinar juga berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Pada kesempatan ini, Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D hadir dalam webinar untuk memberikan sambutan sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan, “Sedianya, tahun ini bagi para mahasiswa baru, saya sudah memprogramkan agar di didik selama dua minggu di Pusdik-Pusdik yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat yang ada di Cimahi. Sehingga, adik-adik sekalian punya seperti yang saya katakan tadi, karakter, sebagai prajurit TNI. Walaupun tidak mungkin menjadi prajurit TNI, tapi punya karakter seperti itu.” Rektor juga menambahkan, “Saya berharap bahwa adik-adik menyimak dengan cermat apa yang disampaikan oleh para narasumber kita. Sehingga adik-adik nantinya bisa selesai mendapatkan gelar S1 ataupun S2, sukses dalam bekerja melalui ilmu yang adik-adik pelajari di Fakultas Sains dan Informatika.”

Acara selanjutnya masuk ke bagian inti yaitu paparan materi dari narasumber pertama, Prof. Dr. H. Wawan Setiawan, M.Kom., Direktur Direktorat TIK UPI/Guru Besar Luar Biasa Prodi Informatika FSI Universitas Jenderal A. Yani dan membahas Era Digital dan Tantangannya. Beliau menyampaikan bahwa kita perlu mengetahui dan memberdayakan jati diri, jati diri manusia adalah kreatif. Apabila nanti sebuah pekerjaan sudah digantikan dengan robot, maka tidak muncul kreatifitas dalam pekerjaan tersebut, namun sesungguhnya teknologi itu adalah memanusiakan manusia.

Sudah diketahui bersama bahwa saat ini ada tahapan yang didefinisikan sebagai Revolusi Industri. Semakin tahun perubahan semakin cepat, semua dipicu oleh kehadiran teknologi, dipicu oleh karakteristik proses elektronika, karakteristik proses komputasi dan lain-lain. Namun ada yang lebih hebat dari itu yaitu kecepatan berfikir. kecepatan berkreatif dan kecepatan berinovasi yang sesungguhnya melatarbelakangi bagaimana perkembangan kehidupan hari ini. Dampak dari perkembangan teknologi yaitu kehilangan sejumlah pekerjaan, namun sebenarnya pekerjaan tidak hilang, namun bertransformasi menjadi pekerjaan baru yang membutuhkan mindset, dan skill tertentu. Ciri-Ciri Revolusi Industri 4.0 antara lain, menggunakan media digital, terkomputerisasi, memproduksi dan menganalisis data yang besar (gudang data), dan kecerdasan buatan. Skill yang harus dimiliki dalam Industri 4.0 yaitu memecahkan masalah kompleks, kemampuan bersosial, kemampuan berproses, kemampuan bersistem, dan kemampuan kognitif.

Apabila kita menggunakan dan memanfaatkan teknologi, seharusnnya kualitas hidup kita semakin lebih baik. Contohnya, ketepatan waktu akan sebuah janji akan dijamin karena teknologi. Dengan teknologi, kita tidak hanya bisa berkomunikasi antara manusia dan manusia namun juga dengan lingkungan. Bagaimana kita merespon keadaan ini? Komitmen dan tanggung-jawab, mencoba dan mengimplementasi, explore pengalaman baru, kolaborasi, dan kurikulum.

Sebagai penutup, narasumber pertama juga menyampaikan bahwa teknologi harus dikuasai dan diberdayakan secara optimal untuk kemakmuran manusia. Sains dan Informatika memiliki cakupan yang luas, prospek dan peluang yang terbuka. Selain itu, komitmen, kreativitas, dan tanggung-jawab menuntun keberhasilan hidup dunia akhirat.

Selanjutnya, merupakan materi kedua dari Dr. Arief Budiarto, DESS., Dekan Fakultas Psikologi Universitas Jenderal A. Yani dengan membahas Semangat Kuliah di FSI Universitas Jenderal A. Yani. Menurut paparan presentasi dari pemateri kedua, Ketua Bappenas menyatakan bahwa terdapat sepuluh pekerjaan paling dicari di Indonesia hingga 2025, sebagian besar diisi oleh tenaga yang berlatar belakang sains dan informatika.

Kita dituntut untuk tangguh, disiplin, mengelola diri sendiri, dan membuat karya luar biasa. Berdasarkan Survey McKinsey pada tahun 2020, menyatakan pandemi Covid-19 sangat luar biasa, semua berubah dan menjadi titik balik dunia digital. Hampir 60% bergerak di dunia digital (online), 92% pembelanjaan diarahkan ke dunia digital (online), 78% melakukan kegiatan di rumah, 87% melakukan liburan di rumah atau lingkungan rumah. Skill-skill yang dibutuhkan pada masa digital saat ini yaitu reflex, problem solving, kreativitas, dan imajinasi.

Setelah paparan presentasi dari pemateri pertama dan kedua selesai, sesi selanjutnya yaitu acara sharing dengan alumni FSI Universitas Jenderal A. Yani. Alumni yang hadir yaitu Desta Aditya R., S.Si., M. Abidin, S.Si., Ahmad Arief, S.Kom., M.T., dan Kartika Nur Oktaviani, S.Kom. Menurut salah satu alumni, Desta Aditya, “Ketika masuk di Unjani saya langsung mendapatkan beasiswa, kesempatan yang akan didapatkan ketika berkuliah di Unjani sangat besar. Ilmu Kimia awalnya ilmu yang sangat aneh, namun ternyata semua hal yang kita temui itu merupakan ilmu kimia. Banyak hal yang bisa dipelajari di Prodi Kimia. Banyak hal yang harus dilakukan oleh seseorang, jangan menjadi orang yang tidak banyak tahu. Pengalaman yang berharga disamping nilai adalah proses untuk mendapatkan nilai tersebut. Banyak pelajaran yang didapat dari dosen-dosen di Unjani diluar dari materi perkuliahan, seperti management waktu, dunia industri, dll. Lulusan Unjani sangat dihargai, walaupun kita kampus swasta namun tidak menutup kemungkinan untuk menduduki posisi Supervisi, Kepala Gudang, Produksi, dll.”

Penyampaian materi dan acara sharing berlangsung sangat interaktif, sehingga acara berjalan dengan menarik. Banyak pertanyaan yang ditujukan kepada pemateri terkait pemanfaatan media digital dan dijawab dengan baik oleh pemateri.

 

Sumber: FSI Universitas Jenderal A. Yani

Editor: M. Ismail Mangkusubroto

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *