Rektor Universitas Jenderal A. Yani Menjadi Bintang Tamu Dalam Acara Marketeers Goes To Campus

Rektor Universitas Jenderal A. Yani Menjadi Bintang Tamu Dalam Acara Marketeers Goes To Campus

(Humas Unjani) – Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D, menjadi bintang tamu dalam podcast Marketeers TV, Marketeers Goes To Campus 20th Edition. Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu pagi (21/08/2021) pagi dan pada pelaksanaan acara langsung disambut oleh Hermawan Kartajaya selaku founder dan chairman dari Markplus, Inc. secara virtual, mengingat masih terjadinya pandemi Covid-19 saat ini.

Dalam penyammpaiannya, Hermawan Kartajaya menyatakan bahwa sangat tertarik dengan Universitas Jenderal A. Yani setelah melihat profilnya. “Saya setelah melihat profile Unjani, saya sangat tertarik, Pak. Karena saya pasti bisa membantu ekosistem MBKM, pasti bisa karena kaitannya sudah, selama ini apalagi kalau Bapak akreditasi kemudian bisa, sudah aku bantu,” ujarnya.

Selanjutnya, Rektor menceritakan bagaimana dirinya bisa menjadi pimpinan tertinggi di Universitas Jenderal A. Yani. Salah satu hal yang membuat dirinya terpilih menjadi Rektor karena mendapat dukungan penuh dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa dan ingin membangun Universitas Jenderal A. Yani bersama-sama.

Rektor juga menegaskan, bahwa Universitas Jenderal A. Yani harus memiliki ciri khas yang tidak dimiliki atau pembeda dengan universitas yang lain. “Kita harus beda. Artinya apa? Boleh belajar di Fakultas Teknik universitas lain, tetapi yang kita punya adalah warna militernya. Yaitu, disiplin mahasiswanya, punya loyalitas mahasiswanya, dan, mohon maaf, termasuk saya sebagai Rektor harus tegap seperti TNI. Itu yang membedakan kita dengan universitas lain,” terangnya.

Selain itu, Rektor menginginkan agar seluruh prajurit TNI Angkatan Darat dapat mengenyam pendidikan tinggi. Beliau menyampaikan, “Terakhir, karena kami miliknya TNI Angkatan Darat, saya ingin bahwa prajurit-prajurit TNI Angkatan Darat, mulai dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi, bisa mengenyam pendidikan.”

Universitas Jenderal A. Yani akan menjadi hybrid university, artinya, pembelajaran dapat dilaksanakan secara online dan juga offline. Ini dilakukan bukan hanya karena pandemi, tetapi seterusnya pun akan menjadi hybrid university. Universitas Jenderal A. Yani juga memiliki tagline SMART MILITARY UNIVERSITY yang berarti, ‘SMART’, karena universitas ini menggunakan teknologi informasi, ‘MILITARY’ karena Universitas Jenderal A. Yani membedakan dengan universitas lain.

Pada akhir acara, Hermawan Kartajaya menyampaikan bahwa Universitas Jenderal A. Yani telah melakukan marketing dengan melakukan diferensiasi atau pembeda dengan universitas lain. Beliau mengatakan, “How differentiate our self and our competitor, kita nggak takut bersaing. We don’t need to be the best off all, we just need to be different and number one in our uniqueness.”

 

Penulis: M. Ismail Mangkusubroto

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *