Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal A. Yani Adakan Pengmas Update Vaksinasi Covid-19

Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal A. Yani Adakan Pengmas Update Vaksinasi Covid-19

(Humas Unjani) – Terhitung sampai saat ini, persentase masyarakat yang telah vaksin dosis pertama mencapai 54,9% sedangkan untuk dosis kedua sebanyak 33,18%. Dapat dilihat bahwa ketercapaian vaksinasi di Indonesia masih perlu dikejar. Untuk mencapai target vaksinasi yang diharapkan, Tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal A. Yani mengadakan webinar “Recent Update: Covid-19 Vaccination” pada Sabtu (30/10) pagi melalui aplikasi Zoom Meeting.

Acara ini diketuai oleh dr. Siska Telly Pratiwi., M. Kes dan dimoderatori oleh dr. Rr. Desire Meria Nataliningrum., MKK., Sp.Ok. Rangkaian acara dibuka dengan sambutan dari Ketua LPPM Universitas Jenderal A. Yani, Dr. Dadan Kurnia, S.IP., M. Si serta Dekan FK Universitas Jenderal A. Yani, Dr. Sutrisno, dr., SH., MARS., MH.Kes.

Acara diikuti secara antusias oleh berbagai kalangan termasuk mahasiswa, tenaga medis, dan masyarakat umum. Menghadirkan narasumber yaitu  dr. Yovita Hartantri., Sp.PD(K)PTI yang memaparkan tentang “Vaksinasi Covid-19 di Era Varian Baru Sars-Cov 2 dalam Pelaksanaan Pertemuan Tatap Muka” dan Acep Riza Widjayadikusumah., PhD. dengan materi “Macam Vaksin dan Efektivitasnya”. Adapun webinar bertjuan untuk mengedukasi masyarakat terkait vaksinasi Covid-19.

Dalam pemaparannya, dr. Yovita menyampaikan bahwa penting bagi mereka yang memiliki gangguan komorbid atau imun untuk melakukan vaksinasi agar penyakit itu tidak menjadi lebih parah.

Adanya harapan masyarakat yang menginginkan pembelajaran atau pertemuan dilaksanakan secara tatap muka untuk itu dr. Yovita menyebutkan bahwa, “Pembelajaran atau pertemuan tatap muka dapat dilaksanakan saat ini, dengan tetap melakukan pencegahan penularan serta pemeriksaan untuk skrining.”

Pada pemaparan kedua oleh Bapak Acep, beliau menyampaikan bahwa “Masa depan itu dibentuk bukan diperkirakan, jadi resepnya adalah 5M (Mencuci tangan, Memakai Masker, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, Mengurangi mobilitas) + 3T (Testing, Tracing, Treatment) + Vaksinasi, ini saatnya kita menyadari masa depan kita ada di tangan kita”.

Masih banyaknya masyarakat yang merasa khawatir dengan vaksinasi ini, maka selaku moderator, dr. Desire menyampaikan harapan dari webinar ini yaitu dapat memberi tambahan wawasan dan pengetahuan bagi masyarakat terkait jenis-jenis vaksin dan efektivitasnya.

Sebagai penutup, dr. Yovita menyampaikan bahwa yang paling penting adalah kita mencegah jangan sampai tertular dan menularkan, dengan melaksanakan 5M, 3T dan vaksinasi. Apapun jenis vaksinasi yang tersedia dapat dapat digunakan oleh masyarakat.

 

Editor: M. Ismail

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *