Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Pasien dan Keluarga dengan CBL

Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Pasien dan Keluarga dengan CBL

(Universitas Jenderal A. Yani) – Menjaga kesehatan gigi dan mulut wajib dilakukan oleh semua orang, termasuk pasien celah bibir dan langit-langit (CBL). Selain membuat gigi dan mulut tetap sehat, menjaga kebersihan gigi dan mulut juga dapat mencegah penyakit-penyakit gigi seperti gigi berlubang dan peradangan gusi.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas) tahun 2018 menunjukan bahwa 57,4% penduduk Indonesia bermasalah gigi dan mulut. Dari seluruh penduduk, sekitar 88% mengalami gigi berlubang dan 74,1% mengalami penyakit gusi. Pasien CBL memiliki resiko lebih tinggi terhadap gigi berlubang, kelainan gigi dan masalah kesehatan gigi dan mulut lainnya. Oleh karena itu, pengetahuan mengenai cara menjaga kebersihan gigi dan mulut bagi orangtua dan pasien CBL penting untuk diketahui sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan harapan hidup seseorang.

Atas dasar tersebut, tim Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jenderal A. Yani melaksanakan kegiatan pengabdian di Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit-Langit. Acara ini dilaksanakan pada hari Kamis (18/11) dengan memberikan pemaparan mengenai Kesehatan Gigi Mulut untuk Pasien dan Keluarga dengan Riwayat Celah Bibir/Celah Langit-Langit. Ketua pelaksana pengmas, Dr. Saskia L. Nasroen, drg., M.Kes., Sp.BM berharap, dengan adanya pemaparan mengenai kesehatan gigi dan mulut bagi pasien CBL dapat bermanfaat dan dapat meningkatkan kualitas hidup gigi dan mulut pasien CBL.

Sasaran dari pengmas ini adalah pasien dan keluarga penderita CBL, dan menyambut dengan antusias kegiatan ini. Rangkaian acara yang dilaksanakan berupa pre-test sebelum pemaparan dilakukan dan dilanjutkan sesi pemaparan mengenai cara menjaga kebersihan gigi dan mulut, cara membersihkan feeding plate atau obturator, dan cara mengobati trauma mulut dengan menggunakan bahan alam. Setelah kegiatan pemaparan, dilanjutkan dengan post test untuk membandingkan pengetahuan orangtua pasien CBL mengenai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut sebelum dan setelah pemaparan. Terakhir, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

 

Sumber: FKG Universitas Jenderal A. Yani

Editor: M. Ismail

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *