FK Universitas Jenderal A. Yani Adakan Webinar Kampus Sehat Jiwa

FK Universitas Jenderal A. Yani Adakan Webinar Kampus Sehat Jiwa

(Universitas Jenderal A. Yani) – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal A. Yani, kembali mengadakan webinar dengan tema Kampus Sehat Jiwa. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (20/11) secara online melalui aplikasi Zoom Meeting dan diisi oleh beberapa pemateri. Selain itu, pada acara ini FK Universitas Jenderal A. Yani juga berkolaborasi dengan Ruang Empati dan UPELKES Jawa Barat.

Acara dimulai dengan sambutan dari Dekan FK Universitas Jenderal A. Yani, Dr. dr. Sutrisno, S.H., M.A.R.S, MH.Kes. Dekan menyampaikan, “Kami sangat senang sekali bahwa, ditengah-tengah pandemi ini, terutama Kedokteran Jiwa, ikut aktif dalam memperkuat kesehatan jiwa para peserta didik kita juga masyarakat kita.” Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua yang terlibat pada acara ini dan berharap bahwa kegiatan ini membawa manfaat yang baik bagi peserta.

Kegiatan masuk ke bagian inti dimana mulai dipaparkan presentasi dari pemateri yang hadir. Materi pertama yang disampaikan yakni tanda stress. Seseorang yang stress mengalami beberapa tanda diantaranya insomnia, hilang minat, tidak bahagia dan sedih. Selain itu juga dapat mengalami sakit kepala, sakit lambung, dan jantung berdebar.

Berdasarkan data penelitian dari CEDS (Center for Economics and Development Studies) Universitas Padjajaran (Unpad), setahun setelah pandemi Covid-19, 47% mahasiswa mengeluh depresi. Lalu, satu tahun setengah setelah pandemi, 50,5% mahasiswa mengeluh depresi. Terdapat beberapa masalah yang sering dialami oleh mahasiswa. Masalah tersebut yaitu star syndrome, insecure, keluarga, sosial-ekonomi, toxic relationship, ekspresif emosi, dan beban akademik.

Berikutnya, apabila sudah merasa stress atau depresi, jangan ragu untuk melakukan konseling kepada dokter kesehatan jiwa atau orang yang dapat dipercaya. Konseling atau konsultasi dilakukan agar dapat bersama-sama menemukan jalan keluar dari suatu permasalahan. Selanjutnya, permasalahan yang sering dihadapi oleh mahasiswa diantaranya masalah pribadi, keluarga, studi, ekonomi, dan masalah mahasiswa yang menderita sakit. Selain itu, terdapat juga beberapa gangguan seperti gangguan psikotik, gangguan neurotik dan afektif, gangguan penyesuaian, dan gangguan psikosomatik.

Salah satu solusi untuk menghilangkan stress, depresi, dan semacamnya, dapat dilakukan melalui kegiatan seni. Kegiatan ini dapat disesuaikan dengan minat pribadi masing-masing misalnya dengan melakukan kegiatan fotografi, mendaki gunung, atau olahraga. Hal ini membuat mental kita menjadi lebih baik dan sehat.

Webinar berjalan dengan baik dan lancar. Peserta kegiatan yang didominasi oleh mahasiswa ini juga berjalan interaktif dengan adanya tanya-jawab yang dilakukan. Pemateri dalam webinar ini yakni, Dr. Arlisa Wulandari, dr., Sp.KJ., M.Kes, dr. Irwanto Ichlas, Sp.KJ(K), dr. Teddy Hidayat, Sp.KJ(K), dr. Elvine Gunawan, Sp.KJ., dan Dr. Ira Adriati, S.Sn., M.Sn.

 

Penulis: M. Ismail

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *