Universitas Jenderal A. Yani Terima Kunjungan BRIN

Universitas Jenderal A. Yani Terima Kunjungan BRIN

(Universitas Jenderal A. Yani) – Pada hari Jumat (26/11), Universitas Jenderal A. Yani menerima kunjungan dari BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) di Ruang Rapat Rektorat Universitas Jenderal A. Yani. Kunjungan yang dilakukan oleh BRIN dalam rangka monitoring progress pengembangan alat diagnosa antigen Covid-19 dan desain vaksin Covid-19 yang diusulkan oleh tim pengusul dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal A. Yani. Wakil Rektor III Universitas Jenderal A. Yani, dr. Dewi Ratih Handayani, M.Kes., menyambut dengan baik kunjungan dari BRIN ini.

Tim pengusul diketuai oleh Dr. Sayu Putu Yuni Paryati, drh., M.Si, serta beranggotakan sebanyak enam orang. Anggota tim yang tergabung antara lain Khomaini Hasan, S.Si., Ph.D, Dr. Henny Juliastuti, dr., M.Kes., dr. Yudith Yunia Kusmala, M.Kes., Sp.PD., Lia Siti Halimah, drh., M.Si, dr. Siska Telly Pratiwi, M.Kes., dan Gusti Ayu Sinta Deasy Andani, dr., IFO.

Pada kesempatan ini, acara juga dihadiri oleh LPPM Universitas Jenderal A. Yani. Hadir saat acara yaitu Dr. Dadan Kurnia, S.IP., M.Si (Kepala LPPM), Iing Nurdin, Drs., M.Si, Ph.D (Kepala Pengmas & Inovasi), dan P.Y.M. Wibowo Ndaruhadi, S.T., M.T., Ph.D (Kepala Penelitian & Publikasi).

Acara monitoring dibuka oleh Wakil Rektor III Universitas Jenderal A. Yani dan selanjutnya, kegiatan merupakan paparan dari tim pengusul dan di-review oleh Ibu Adawiah dan Bapak Aldi dari pihak BRIN. Berdasarkan apa yang dipaparkan oleh ketua pengusul, terkait dengan alat diagnosa sedang on progress. Diantaranya, konjugasi dan konstruksi PDT, penguji RDT pada pasien, publikasi jurnal terindeks Scopus Q1, dan pengajuan paten. Terkait dengan alat diagnosa ini, aspek market dan komersialisasi, melakukan pengujian RDT di TNI Angkatan Darat dan juga di Universitas Jenderal A. Yani, serta akan dikomersialisasi melalui Biosm Indonesia.

Berikutnya, paparan terkait dengan desain vaksin Covid-19. Menurut drh. Sayu, tujuan mendesain dan mengembangkan vaksin untuk profilaksis Covid-19 dengan pendekatan konstruksi antigen dari epitope protein Covid-19. Manfaat utama dari penelitian ini yaitu dihasilkan desain antigen untuk pengembangan vaksin Covid-19 yang spesifik dan juga merupakan produk buatan dalam negeri. Ini juga dalam rangka mendukung pemerintah Indonesia dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Indonesia.

 

(M. Ismail)

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *