Tingkatkan Kapasitas Perpustakaan, Universitas Jenderal A. Yani Jalin Kerjasama dengan BLBI “Abiyoso”

Tingkatkan Kapasitas Perpustakaan, Universitas Jenderal A. Yani Jalin Kerjasama dengan BLBI “Abiyoso”

(Universitas Jenderal A. Yani) – Dalam rangka meningkatkan kapasitas perpustakaan, Universitas Jenderal A. Yani menjalin kerjasama dengan Balai Literasi Braille Indonesia (BLBI) “Abiyoso” dengan mengadakan bimbingan teknis (bimtek) dan sosialisasi pada Rabu (22/12). Kegiatan dilaksanakan di Ruang Simulasi DPR, Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal A. Yani. Acara ini dihadiri oleh Koordinator Seksi Bimbingan Teknis dan Layanan Literasi Braille, Amin Suaedi, S.ST., MPSSp., beserta jajarannya, Kepala Biro Pelayanan Akademik, Dr. Lukman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si., Kepala Bagian Perpustakaan Pusat, Joko Setyadhi, SE., beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Amin Suaedi, S.ST. selaku Koordinator Seksi Bimbingan Teknis dan Layanan Literasi Braille, menyampaikan bahwa pada saat ini sangat dibutuhkan regenerasi untuk bisa menjadi  mentor bagi penyandang disabilitas. Begitupula pada tahun ini, BLBI yang masih konsentrasi dengan program atensi untuk memberikan pelayanan dan manfaat hanya di daerah Cimahi, Bandung, Belitung, Belitung Timur, dan 3 kabupaten di Sumatera Selatan.

Pada awalnya, BLBI memberikan layanan bagi seluruh Indonesia, namun untuk tahun 2022 hanya bagi 7 kabupaten saja.tetapi untuk literasi tetap disediakan di seluruh Indonesia. Sampai saat ini, BLBI masih bergelut dengan literasi, sudah ada beberapa perpustakaan yang sudah dibentuk untuk BLBI corner. Beberapa instalasi ternyata membutuhkan pelayanan untuk disabilitas, maka dari itu pihak BLBI memberi sosialisasi atau manfaat bagi hal tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Lukman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si. selaku Kepala Biro Pelayanan Akademik, menyambut baik kedatangan BLBI untuk melakukan bimtek dan sosialisasi. Dengan adanya acara ini, dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas selaku pustakawan untuk memberikan yang terbaik bagi civitas akademika Universitas Jenderal A. Yani.

 

Acara ini dibagi menjadi beberapa sesi untuk pemaparan materi. Sesi pertama yaitu pengenalan orientasi mobilitas, pada sesi ini bertujuan untuk menjadikan yang disabilitas bisa menjadi mandiri, selanjutnya sesi kedua yaitu baca tulis braille, dan yang terakhir sesi pengenalan komputer bicara.

 

Penulis: Lola Ivana Amelinda (Kimia  – 2019)

Editor: M. Ismail

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *