Webinar Admisi: Peluang dan Tantangan Bagi Sarjana Farmasi

Webinar Admisi: Peluang dan Tantangan Bagi Sarjana Farmasi

(Universitas Jenderal A. Yani) – Universitas Jenderal Achmad Yani melalui Bagian Admisi kembali mengadakan webinar yang dilaksanakan pada hari Sabtu (15/1) pagi. Webinar diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting dan mengangkat judul Peluang dan Tantangan Bagi Sarjana Farmasi. Pada webinar ini, turut mengundang narasumber Apt. Ririn Puspadewi, S.Si., M.Si, yang juga merupakan dosen di Fakultas Farmasi Universitas Jenderal Achmad Yani.

Kegiatan diawali dengan laporan dari Kapus Sishumad, Sigit Anggoro, S.T., M.T. dan dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa prospek kerja dari lulusan Farmasi sangat luas dan secara umum, para lulusan akan mengambil Profesi Apoteker sehingga bisa menjadi Apoteker.

Acara masuk ke bagian inti dengan dimulainya paparan presentasi dari narasumber dengan pembahasan Peluang dan Tantangan Sarjana Farmasi. Pada awal paparannya, Apt. Ririn menjelaskan tentang pekerjaan kefarmasian yang meliputi pembuatan termasuk pengendalian mutu sediaan farmasi, pengamanan, pengadaan, penyimpanan, dan pendistribusian atau penyaluran obat, dan yang lainnya. Apt. Ririn melanjutkan, tenaga yang melakukan pekerjaan kefarmasian terdiri dari Apoteker, Tenaga Teknis Kefarmasian, dan Asisten Tenaga Teknis Kefarmasian.

Berikutnya, terkait dengan peluang sarjana Farmasi untuk bekerja tertuang pada UU No.36 Tahun 2014 yang berbunyi, sarjana Farmasi yang belum menyelesaikan pendidikan profesinya dapat menjalankan profesi sebagai tenaga teknis kefarmasian di pelayanan kefarmasian seperti Apotek, Klinik, Puskesmas, Rumah Sakit atau industri farmasi. Lalu, terdapat empat tantangan bagi lulusan Farmasi diantaranya pengetahuan kefarmasian, memiliki kepercayaan diri, mampu berkomunikasi, dan kemampuan di bidang ICT.

Acara berlangsung dengan lancar dan terdapat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sehingga acara berjalan interaktif.

 

Penulis: M. Ismail

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *