Universitas Jenderal Achmad Yani Berikan Pengarahan Bagi 102 Mahasiswa Program Magister Penerima Beasiswa TNI Angkatan Darat

Universitas Jenderal Achmad Yani Berikan Pengarahan Bagi 102 Mahasiswa Program Magister Penerima Beasiswa TNI Angkatan Darat

(Universitas Jenderal Achmad Yani) – Pengarahan Kelembagaan Bagi Mahasiswa Mahasiswi Program Magister Kelas Kerja Sama Sumber Beasiswa TNI Angkatan Darat telah dilaksanakan pada hari Kamis (27/01). Acara ini dihadiri oleh Ketua BPH Universitas Jenderal Achmad Yani, Brigjen TNI (Purn) Dr. Chairussani Abbas, S.IP., M.Si., Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, SH., LL.M., Ph.D, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si, Kepala Biro Pelayanan Akademik, Dr. Lukman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si., dan 102 mahasiswa Program Magister Sumber Beasiswa TNI Angkatan Darat.

Setelah dibuka dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa, acara dilanjutkan dengan agenda pengenalan organisasi Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) kaitannya dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan Universitas Jenderal Achmad Yani oleh Ketua BPH. Brigjen TNI (Purn) Dr. Chairussani Abbas, S.IP., M.Si. selaku Ketua BPH mengungkapkan bawah yayasan yang didirikan pada 10 Agustus 1972 ini terbentuk karena adanya rasa resah yang dirasakan oleh seorang Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) terhadap beberapa permasalahan yang ada di lingkungan Angkatan Darat.

Dalam lembaga pendidikan TNI AD, ada 10 komponen pendidikan yang harus dilaksanakan. Salah satunya adalah berkaitan dengan fasilitas pendidikan. YKEP telah berupaya untuk membangun sebagian besar kampus Unjani yang ada di Cimahi. “Keberhasilan seseorang itu bukan milik orang pintar, tapi milik orang-orang yang memiliki kemauan untuk menghasilkan sesuatu,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani memberikan Pengenalan The New Universitas Jenderal Achmad Yani dan visi Smart Military University. Beliau menjelaskan bahwa pada tahun 2020, KSAD yang pada saat itu dijabat oleh Jenderal TNI Andika Perkasa meminta rektor untuk mengubah Universitas Jenderal Achmad Yani menjadi universitas yang unggul. Dimulainya pembangunan pada kampus ini dicanangkan bahwa Universitas Jenderal Achmad Yani akan menjadi Hybrid University, dimana perkuliahan bisa dilakukan secara tatap muka dan daring. Menurutnya, hal ini penting bagi kita di lingkungan TNI Angkatan Darat, karena bisa berkuliah tanpa harus datang ke Cimahi.

“Kita ingin para prajurit TNI Angkatan Darat dan keluarga besarnya bisa benar-benar memanfaatkan institusi yang dimiliki oleh Angkatan Darat. Program Magister di Unjani akan berbeda dengan universitas lain, kita akan coba padatkan sehingga bisa menyelesaikan studi dalam jangka waktu 1 tahun.” ungkapnya. Rektor juga mengucapkan selamat datang dan berharap agar TNI Angkatan Darat dan Universitas Jenderal Achmad Yani terus berkembang dan bisa memproduksi manusia-manusia yang luar biasa.

Acara dilanjutkan dengan penjelasan Rencana Garis Besar (RGB) Pendidikan Magister Universitas Jenderal Achmad Yani Program Beasiswa Mabes TNI AD Gelombang 2 oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si. Beliau menjelaskan bagaimana proses perkualiahan yang akan dilakukan, kalender akademik selama perkuliahan, strategi komunikasi dan koordinasi, dan Sistem Monev PBM yang diminta oleh Spersad kepada Tim Akademik Universitas Jenderal Achmad Yani. Acara diakhiri dengan Pengumaman Teknis Perkuliahan oleh Karo Pelayanan Akademik, Dr. Lukman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si.

 

Penulis: Winda Pramudita – 5211191033 – Akutansi 2019

Editor: M. Ismail

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *