Program Studi Kebidanan FITKes Universitas Jenderal A. Yani Sukses Menggelar Webinar Nasional

Program Studi Kebidanan FITKes Universitas Jenderal A. Yani Sukses Menggelar Webinar Nasional

(Universitas Jenderal A. Yani) – Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan (FITKes) Universitas Jenderal A. Yani melalui Program Studi (Prodi) Kebidanan, sukses menyelenggarakan webinar nasional. Webinar ini juga terselenggara atas kerjasama dengan Pengurus IBI Ranting Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa (1/3) secara online melalui Zoom Meeting dengan tema yang diambil yaitu Update Asuhan Antenatal dan diikuti oleh peserta dari kalangan profesi bidan serta mahasiswi kebidanan dari berbagai daerah di Indonesia.

Webinar dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne IBI secara virtual lalu dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Panitia kegiatan, Ati Nurwita, S.ST., M.Keb. Selanjutnya, kegiatan merupakan sambutan dari Ketua PC IBI Kabupaten Bandung Barat, Yeti Heryani, A.Md.Keb., SKM., MM. dan dibuka secara resmi oleh Dekan FITKes Universitas Jenderal A. Yani, Gunawan Irianto, dr., M.Kes.

Bagian inti acara dimulai dengan paparan presentasi dari pemateri pertama yaitu Lina Haryani, M.Keb., yang juga merupakan Dosen Kebidanan FITKes Universitas Jenderal A. Yani, dengan pembahasan Layanan Kehamilan Terpadu. Dalam materinya, terdapat empat tujuan Antenatal Care (ANC) yaitu memanfaatkan buku KIA dalam pelayanan antenatal terpadu, memahami pentingnya P4K dan melakukan rujukan kasus ke fasilitas pelayanan kesehatan sesuai sistem rujukan yang berlaku, melakukan deteksi dini pada ibu hamil, dan melakukan pelayanan antenatal terintegrasi, komprehensif dan berkualitas.

Selain itu, juga terdapat 11 poin integrasi berbagai program dalam pelayanan antenatal, salah satunya pelayanan ANC dalam masa pandemi Covid-19. Dalam masa pandemi saat ini, untuk tenaga kesehatan yang melayani ibu hamil wajib memakai APD yang sesuai standar protokol Covid-19. Selain itu, melaksanakan tatalaksana isolasi bayi dari ibu suspek, kontak erat, atau terkonfirmasi Covid-19 merupakan fokus utama dalam manajemen pertolongan persalinan.

Selanjutnya, merupakan penyampaian dari materi kedua, dr. Laila Mahmudah, MPH selaku Kepala Seksi Kualitas Hidup Balita dan Anak Prasekolah Kemenkes RI dengan membahas Kupas Tuntas Buku KIA. Dalam paparannya, dr. Laila menunjukkan data persentase Angka Kematian Ibu (AKI) dan penyebabnya. Beliau juga mengungkapkan strategi percepatan penurunan AKI dan AKB melalui fasilitas pelayanan kesehatan baik Posyandu, Puskesmas, dan Rumah Sakit. Sebagai penutup, dr. Laila mengharapkan peran yang diharapkan yaitu meningkatkan peran keluarga dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan masyarakat dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak, meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi dalam pelayanan.

Webinar nasional ini berjalan dengan baik dan lancar, terdapat juga banyak pertanyaan yang disampaikan kepada pemateri. Dengan ini, kegiatan berjalan dengan interaktif. Terakhir, kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah bagi para beberapa peserta dalam webinar ini.

 

Penulis: M. Ismail

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *