DPKIP Kesmas FITKes Universitas Jenderal Achmad Yani Selenggarakan Seminar Nasional Secara Virtual

DPKIP Kesmas FITKes Universitas Jenderal Achmad Yani Selenggarakan Seminar Nasional Secara Virtual

(Universitas Jenderal A. Yani) – Departemen Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan (DPKIP – FITKes), Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Jenderal Achmad Yani telah menyelenggarakan Seminar Nasional Online dengan tema ‘Kupas Tuntas : Strategi Promosi Kesehatan untuk Mencegah Hoax dan Infodemik Mengenai Vaksinasi di Media Sosial’ pada Sabtu (05/03) melalui platform Zoom Meeting. Berdasarkan laporan dari ketua pelaksana, Seminar Nasional Online ini dihadiri oleh 268 peserta yang berasal dari berbagai kalangan.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars Universitas Jenderal Achmad Yani, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan FITKes Universitas Jenderal Achmad Yani, Gunawan Irianto, dr., M.Kes., MARS, Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M., Ph.D, dan PLT. Walikota Cimahi, Letkol Inf. (Purn) Ngatiyana.

Masuk ke bagian inti acara, yang pertama adalah pemaparan materi oleh Keynote Speaker, dr. Hj. Nina Susana Dewi, Sp.PK (K), M.Kes., MMRS. selaku Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. dr. Nina menyampaikan mengenai update kondisi Covid-19 di Jawa Barat yang mengalami peningkatan cukup tinggi namun dengan gejala yang ringan serta update vaksinasi Covid-19 yang sebentar lagi mencapai target 90%. Dengan ini, muncul berbagai berita hoax mengenai vaksinasi Covid-19. Oleh karena itu, dr. Nina menyampaikan strategi promosi kesehatan baik melalui kampanye, KIE, pemberdayaan, kemitraan dan advokasi agar masyarakat bisa memilah informasi yang benar adanya sehingga masyarakat menjadi mandiri untuk menjaga dan memelihara kesehatannya sendiri. Sedangkan untuk mencegah berita hoax, dr. Nina memiliki 3 cara, yaitu cek kebenaran berita dan caption-nya, cek kebenaran data yang disajikan, serta pastikan keterpaduan bahasannya.

Selanjutnya, narasumber pertama yaitu Dr. Asri Masitha A., SKM, MKM. selaku Pengurus Pusat PPPKMI Bidang Kemitraan dan Inovasi. Dr. Asri menyampaikan data Covid-19, jenis dan cakupan vaksinasi, hingga berita-berita hoax mengenai vaksinasi. Mengenai strategi promosi kesehatan, Dr. Asri menyampaikan bahwa strategi promosi kesehatan based on population, using media, adopt health behavior theory, partnership, advocacy. Untuk upaya dalam menanggulangi berita hoax vaksinasi, ada beberapa poin, diantaranya aspek holistik yang mencakup kebijakan, kemitraan, reorientasi pelayanan kesehatan, menghentikan penyebaran dengan melaporkan, serta memberikan platforms resmi dan terpercaya.

Pada narasumber kedua, yaitu penyampaian materi oleh Atik Qurrota A’Yunin selaku CPO Jago preventif. Jika dilihat dari definisi hoax dan infodemik, dampak yang ditimbulkan bahkan sangat fatal, seperti miss informasi mengenai obat-obatan yang belum terbukti khasiatnya yang mana akan menyebabkan kebutaan bahkan kematian. Untuk menghadapi hoax dan infodemik ada 3 cara, yaitu meningkatkan literasi digital, melakukan kolaborasi, dan membuat narasi sendiri.

Pemaparan materi oleh narasumber ketiga, yaitu drg. Pratiwi, M.Kes. selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Cimahi memiliki PICC (Pusat Informasi Covid Cimahi) yang dapat diakses guna mendapatkan informasi yang akurat mengenai perkembangan Covid-19 khususnya di Kota Cimahi. Untuk mencegah berita hoax dan infodemik yang menjadi tantangan, salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah sosialisasi edukasi secara langsung dengan menggandeng beberapa tokoh yang berpengaruh, seperti pemerintah, masyarakat, swasta, media, dan institusi pendidikan. Adapun salah satu materi sosialisasi edukasi yang dibawakan, yaitu mengenai protokol kesehatan dan vaksinasi.

Kegiatan seminar nasional ini berlangsung sangat interaktif, dimana terdapat beberapa pertanyaan dari peserta serta pemaparan materi dari berbagai narasumber yang informatif. Seminar pun ditutup dengan games, pembagian hadiah, serta foto bersama.

 

Penulis: Salsabyla Fitrian Shidiq (Farmasi 2019)

Editor: M. Ismail

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *