Guna Memantau Jalannya Perpustakaan, Universitas Jenderal Achmad Yani Terima Survailen Akreditasi Perpustakaan

Guna Memantau Jalannya Perpustakaan, Universitas Jenderal Achmad Yani Terima Survailen Akreditasi Perpustakaan

(Universitas Jenderal A. Yani) – Dalam rangka memantau jalannya perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani yang telah diakreditasi sebelumnya, tim asesor dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan didampingi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provisi (Dispusipda) Jawa Barat, mengadakan survailen akreditasi perpustakaan pada Rabu (09/03).

Kegiatan ini bertempat di Ruang Rapat Gedung Rektorat Universitas Jenderal Achmad Yani dan dihadiri oleh Wakil Rektor 1 Universitas Jenderal Achmad Yani, Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si., Kepala Biro Pelayanan Akademik, Dr. Luqman Munawar Fauzi, S.IP., M.Si., Kepala Biro Renbangmik Angga Nurdin Rahmat, S.IP., M.A., Ka.Bag Perpustakaan Joko Setyadhi, SE., dan seluruh pustakawan di lingkungan Universitas Jenderal Achmad Yani. Selain itu, dari pihak tim asesor dihadiri oleh Anton Alfian, S.IPI dan Bapak Drs. Budi Kurniawan, didampingi juga oleh Dr. H. Ateng Kusnandar Adisaputra, S.H., M.M., selaku Kepala Bidang Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca (Ka.Bid BPBGM Dispusipda), beserta jajarannya.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor 1, Dr. Agus Subagyo, S.P., M.Si. Dalam sambutannya, Wakil Rektor 1 menyampaikan bahwa untuk menjaga amanah atas akreditasi “A” yang telah diberikan sebelumnya kepada perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani, berbagai upaya dan perubahan telah dilakukan agar bisa terus memenuhi apa yang menjadi standar perpustakaan yang ada di Universitas Jenderal Achmad Yani.

Sedangkan Dr. H. Ateng Kusnandar Adisaputra, S.H., M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa baru ada 76 perpustakaan perguruan tinggi yang telah diakreditasi, salah satunya adalah Universitas Jenderal Achmad Yani yang telah meraih nilai “A”. Tujuan diadakannya survailen ini pula untuk melihat apakah data-data yang telah diajukan sudah memenuhi persyaratan standardisasi atau belum. Yang mana standardisasi perpustakaan perguruan tinggi ini mencakup 6 komponen, yaitu koleksi, sarana dan prasarana, tenaga pengelola perpustakaan, pelayanan, pengelolaan, serta aspek penguat seperti teknologi.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemberian cenderamata, pemaparan mengenai perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani, survey lapangan ke tiap perpustakaan, serta ditutup dengan makan siang bersama.

Tujuan dari kegiatan kunjungan ini sendiri adalah untuk melihat perkembangan perpustakaan setelah di akreditasi pada tahun 2021. Selain itu juga, untuk dapat meninjau secara langsung kondisi perpustakaan berdasarkan data yang telah disampaikan.

 

Penulis: Salsabyla Fitrian Shidiq (Farmasi 2019) & M. Ismail

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *