Crisis Center Universitas Jenderal A. Yani Selenggarakan Webinar Tanggap Bencana Bersama BPBD

Crisis Center Universitas Jenderal A. Yani Selenggarakan Webinar Tanggap Bencana Bersama BPBD

Universitas Jenderal A. Yani – Crisis Center Universitas Jenderal A. Yani (CCU) sukses menggelar webinar tanggap bencana bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada hari Minggu (15/5) secara online. Kegiatan ini berjudul Webinar Kesiapsiagaan Bencana Nasional dengan tema Perguruan Tinggi Tanggap Bencana dan dibawakan oleh MC Chintya Putri Wijaya dan Dwi Rachma. Webinar juga dimoderatori oleh Ketua Harian CCU, Rina Sari, M.Psi., Psikolog. dan turut mengundang Drs. Edy Heryadi, M.Si. selaku Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD sebagai pemateri.

Kegiatan diawali oleh MC, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Jenderal A. Yani kemudian dilanjutkan dengan membaca doa bersama yang dipimpin oleh salah satu relawan CCU, Muhammad Fadhil Harmain. Setelah itu merupakan sambutan pertama oleh Ketua Pelaksana Webinar, Mia Aditya, yang memaparkan laporan kegiatan serta berharap bahwa dengan diselenggarakannya webinar ini mampu menambah wawasan akan hal mitigasi bencana baik untuk mahasiswa maupun kampus dan menjalin talisilahturahmi. Tak lupa juga memberikan ucapan terimakasih kepada semua pihak atas partisipasinya hingga acara ini dapat berjalan dengan baik.

Kemudian, sambutan dari Ketua Umum CCU, Afini Freud Dwi, M.Psi. mengatakan, “Semoga kegiatan ini dapat menjadikan bekal untuk semua Mahasiswa Unjani terkhususkannya untuk para relawan CCU.” Selanjutnya, Rektor Universitas Jenderal A. Yani, Prof. Hikmahanto Juwana, S.H., LL.M, Ph.D, dalam sambutanya beliau mengatakan sangat bangga dengan para mahasiswanya karena telah membuat kegiatan yang menimba ilmu seperti ini. Rektor juga secara langsung membuka acara webinar ini secara resmi setelah menyampaikan sambutan.

Acara selanjutnya yaitu pemaparan materi oleh Pak Edy dan memaparkan bahwa kita harus mengenali terlebih dahulu apa itu bencana serta apa saja macam-macam bencana yang terjadi di Indonesia. Beliau menyampaikan arahan Presiden dalam Rakornas PB 2022 bahwa menekankan pada pembangunan sistem edukasi kebencanaan berkelanjutan di daerah rawan bencana.

Budaya sadar bencana harus dimulai sejak dini mulai dari individu, keluarga, komunitas, sekolah sampai lingkungan masyarakat. Indonesia tangguh bencana harus dilakukan semua pihak, karena penanggulangan bencana adalah urusan bersama. Dilanjutkan dengan pemaparan bagaimana cara memanajemn penanggulan bencana dan risiko bencana, serta peran perguruan tinggi dalam penanggulangan bencana. Setelah semua dipaparkan dilanjut dengan kegiatan sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Kemudian diakhiri dengan melakukan absensi dan sesi dokumentasi.

Webinar yang diselenggarakan oleh CCU dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2022. HKBN sendiri jatuh pada tanggal 26 April dengan dasar dibentuk atas inisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tujuannya adalah untuk mengajak semua pihak meluangkan waktu untuk dapat melakukan latihan kesiapsiagaan bencana secara serentak. Namun, karena membutuhkan persiapan dan terjeda libur Idul Fitri, CCU baru bisa mengadakan webinar di tanggal 15 Mei 2022.

 

Sumber: Crisis Center Universitas Jenderal A. Yani

Editor: M. Ismail/Humas

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *