

Humas – Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seminar Nasional dalam rangkaian Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO) 44. Mengangkat tema “Insinyur sebagai Garda Depan Disrupsi Teknologi Pertahanan”, kegiatan ini berlangsung di Auditorium Unjani pada Senin (19/10).




Seminar nasional ini digelar sebagai respons atas pesatnya perkembangan teknologi pertahanan global. Di tengah dinamika perubahan tersebut, tenaga keinsinyuran dinilai memiliki peran yang sangat krusial dalam menciptakan inovasi, memperkuat kemandirian teknologi nasional, serta menjawab berbagai tantangan pertahanan di masa depan.
Acara diawali dengan welcoming speech oleh Rektor Unjani, Prof. Dr. Agus Subagyo, S.I.P., M.Si. opening remarks dari Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Prof. Dr.-Ing. Ir. Ilham Akbar Habibie, MBA., IPU., ASEAN Eng.





Selain itu, hadir sebagai keynote speakers Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Laksda TNI Dr. Ir. Sri Yanto, S.T., IPU., M.Si. (Han.), serta Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Dr. H. Tubagus Ace Hasan Syadzily, M.Si. Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari sektor industri pertahanan, BUMN, hingga kalangan akademisi.




Melalui forum strategis ini, Unjani bersama PII menegaskan komitmennya untuk terus mendorong sinergi antar-pemangku kepentingan demi membangun ekosistem teknologi pertahanan Indonesia yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing tinggi. (FAR)
